Senin, Oktober 01, 2012
1


Haaaaaaaaaayyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy seeeeemmmmmmmmmuuuuuaaaaaa,,,, sudah lama saya tidak memposting artikel sama sekali, soalnya saya sekolah dari pagi sampai sore dan saya banyak kegiatan di sekolah saya, di SMK BINA PUTRA MANDIRI sekolah IT yang terdapat di daerah Parungpanjang Bogor dan saya mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) RPL. Untuk kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara mengoptimalkan kinerja komputer & laptop, maklum saya anak IT

Mempunyai komputer yang lelet atau lambat pasti menjengkelkan & ribet. Ini pernah saya rasakan ketika laptop & Komputer saya banyak program yang banyak sekali, awal-awalnya saya kira laptop & komputer saya itu kena Virus, ketika saya teliti lagi karena program saya terlalu banyak, sampai - sampai ketika startup mouse aja tidak bisa digerakan sama sekali,,,

Ini adalah caranya yang telah saya rasakan sendiri dan cari di internet





1. Non Aktifkan Program Start Up

Ada beberapa program aplikasi yang pada saat komputer dinyalakan program itu langsung aktif. karena program aktif serentak, maka komputer menjadi berat mulai saat pertama komputer dinyalakan. Contoh umum adalah program Updater Acrobat, Update IDM, Connectify, Facebook Messengger, Winamp, Matlab, GTalk DKK. Jika program ini aktif ketika Start Up, maka antara Start Up hingga dalam keadaan komputer atau laptop normal (ready) akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non aktifkanlah program- program yang tidak diperlukan pada awal start up. Sebaiknya semua program aplikasi yang tidak dibutuhkan secara langsung, maka non aktifkanlah. Berikut langkah langkahnya :

-         Klik Start, lalu klik Run..
-         Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.
-         Akan tampil System Configuration Utility.
-         Pilih dan kliklah Tab Startup.
-         Pada Tab Startup, kita akan melihat checkbox - checkbox akan ditandai check list biru/hijau (v).  Pelajarilah setiap nama/item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist biru/hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.
-         Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply/OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart ?
Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing this dialogue every
time your PC reboots“.

2. Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)

-         Klik start, lalu klik kanan My Computer
-         Pilih dan kliklah Properties
-         Akan muncul System Properties
-         Pilihlah Advanced
-         Pada Perfomance, kliklah Setting
-         Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect
-         Show shadows under menus
-         Show shadows under mouse pointer
-         Show translucent selection rectangle
-         Show Window contents when dragging
-         Slide taskbar buttons
-         Use common tasks in folders
-         Use drop shadows for icons labels on the desktop
-         Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item item dibawah ini tetap check (v). Use visual styles on windows and buttons
-         Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.

3. Mempercepat Browsing File

-         Klik start, dan double klik My Computer
-         Kliklah menu Tools (bagian atas)
-         Pilihlah Folder Options
-         Muncul box Folder Options, dan pilihlah View
-         Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and printers check box.
-         Klik Apply dan selanjutnya OK.
-         Perubahan hasil akan terlihat setelah restart. Reza Muzay Blog

4. Jalankan Disk CleanUp

OS Windows maupun progam aplikasi selalu “menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk, sehingga membutuhkan space. Hal ini akan membuat kondisi hard disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi efisiensi akses harddisk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara penyembuhannya adalah :

-         Klik start, dan double klik My Computer
-         Klik kanan pada Drive C hard disk
-         Kliklah Disk Cleanup
-         Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C:)
-         Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin
-         Klik OK dan selesai
-          
Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali

5. Disk Defragmenter

-         Klik start dan pilih All Programs
-         Pilih Accessories
-    Pilih System Tools
-    Pilih Disk Defragmenter
-    Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita
-    Kliklah Volume C, dan klik Analyze
-    Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.
-    Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close.
-    Setelah seleasai di C, Sahabat facebooker dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.

Sering mengcopy dan mendelete file - file dalam hard disk menyebabkan susunan file - file dalam harddisk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca harddisk akan mencari file - file cakram pada harddisk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah penggunaan dan pengcopyan/ pendeletean terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :

-         Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan
-         Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem register program program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa sisa uninstall program). Disamping itu, banyak juga file file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file file register yang bermasalah. Beberapa program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure, Cleanmypc dan masih banyak lagi dan salah satunya CCleaner & Windows 7 Manager Jika memaki SO Windows 7.

Dari cara-cara yang diatas biasanya saya memakai software biar lebih gampang, saya biasanya menggunakan CCleaner & Windows 7 Manager. Tapi yang paling lengkap itu Windows 7 Manager, Semua yang dibutuhkan oleh Windows 7 ada semua, dari yang terkecil sampai yang terbesar.


CCleaner untuk menonaktifkan dan menghapus startup dan menghapus sampah-sampah atau berkas-berkas yang sudah tidak terpakai di setelah program apapun dijalankan.




Sedangkan gunanya Windows 7 Manager itu untuk membersihkan registry-registry hasil installan atau uninstall program yang ada di komputer atau Laptop dan lain-lain.

Semenjak saya memakai program tersebut mau sebanyak apapun program yang ada di komputer dan laptop saya itu buka jadi masalah lagi buat saya.

Sekian dari saya Wass...

Tulisan diambil dari teman saya dan terbukti oleh saya jadi ini bukan nge-COPAS tulisan doang... 




1 komentar:

  1. Terimakasih, sangat bembantu sekali

    Jangan lupa kunjungi -> http://raja-alatantrian.blogspot.co.id/ untuk anda yang mencari alat antrian dan alat survey pelanggan yang lengkap, atau juga bisa hub kami di nomor 082150065758 (WA) atau 085646675004 atau 081944808466. Bisa juga melewati BBM 2A9BE37C

    BalasHapus