Sabtu, Maret 09, 2013
0

Nama Fatin X Factor Indonesia masih menjadi sorotan media dan publik. Memiliki suara yang khas mengantarkan Fatin berhasil menembus finalis 10 besar XFactor Indonesia.
Fatin harus mengikuti masa karantina dan serangkaian mentoring bersama finalis lain demi mewujudkan impiannya menjadi juara XFactor Indonesia.

Nur Seha, ibunda Fatin, mengaku sempat merasa jauh dari anak kesayangannya itu. Kendati demikian, Nur masih bisa berkomunikasi dengan Fatin meski hanya melalui telepon genggam.

Dalam obrolan singkatnya, Fatin mengaku rindu dengan masakan rumah. Salah satunya gado-gado. "Dia kangen masakan saya. Kalau gado-gado saya masih bisa buat, kalau siomay dia ada langganan," ujar Nur kepada VIVAlife, Kamis 7 Maret 2013.

Keinginan Fatin untuk mencicipi masakan ibundanya bukan tanpa alasan. Gadis 16 tahun tersebut ternyata memiliki kegemaran berwisata kuliner bersama teman-teman sekolahnya di SMU 97 Jakarta Selatan. @RMuzay

"Makan banyak, jajan terus. Dia paling suka nasi goreng Pak De dan gado-gado di kantin," ujar Puspa salah satu teman Fatin.

Sebelumnya, Fatin harus rela izin tak mengikuti pelajaran di sekolahnya karena karantina X Factor Indonesia. "Demi karantina X Factor, Fatin seminggu tak sekolah, izin. Tugas melalui email," ujar Nur Seha.

Nama, Fatin melejit saat tampil di audisi X Factor Indonesia Januari lalu. Mengenakan seragam sekolah dan tampil tak percaya diri, ia justru memikat para juri dengan suaranya yang unik. Lagu "Grenade" dari Bruno Mars dibawakannya dengan apik membuat para juri serempak meloloskannya dengan mengatakan "yess".

sumber artikel dari http://life.viva.co.id/news/read/395984-dikarantina--fatin-xfactor--ngidam-

0 komentar:

Poskan Komentar